Senin, 12 Desember 2011

Manajemen Akuntansi



Definisi

Menurut Chartered Institute of Management Accountants (CIMA), akuntansi manajemen adalah "proses identifikasi, pengukuran, akumulasi, analisis, penyusunan, interpretasi, dan komunikasi informasi yang digunakan oleh manajemen untuk merencanakan, mengevaluasi dan pengendalian dalam suatu entitas dan untuk memastikan sesuai dan akuntabilitas penggunaan sumber daya tersebut. Akuntansi manajemen juga meliputi penyusunan laporan keuangan untuk kelompok non-manajemen seperti pemegang saham, kreditur, badan pengatur dan otoritas pajak "(Istilah resmi CIMA).

The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) menyatakan bahwa akuntansi manajemen sebagai praktik meluas ke tiga bidang berikut:

§ Manajemen Strategi - Memajukan peran akuntan manajemen sebagai mitra strategis dalam organisasi.

§ Manajemen Kinerja - Mengembangkan praktik pengambilan keputusan bisnis dan mengelola kinerja organisasi.

§ Manajemen Risiko - Berkontribusi untuk membuat kerangka kerja dan praktik untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola dan melaporkan risiko untuk mencapai tujuan organisasi.

Chartered Institute of Management Accountants (CIMA) menyatakan bahwa "Seorang akuntan manajemen harus mampu menerapkan pengetahuan profesional dan keterampilannya dalam penyusunan dan penyajian informasi keputusan keuangan dan lainnya yang berorientasi sedemikian rupa untuk dapat membantu manajemen dalam merumusakan kebijakan, perencanaan dan pengendalian pelaksanaan pengoperasian. "Akuntan manajemen oleh karena itu dilihat sebagai "pencipta nilai" antara akuntan. Mereka jauh lebih tertarik melihat ke depan dan mengambil keputusan yang akan memengaruhi masa depan organisasi, daripada rekaman sejarah dan kepatuhan (menjaga nilai) aspek profesi. Pengetahuan dan pengalaman akuntansi manajemen dapat diperoleh dari berbagai bidang dan fungsi dalam suatu organisasi seperti manajemen informasi, perbendaharaan, audit efisiensi, pemasaran, penilaian, penetapan harga, logistik, dan lainnya.




















Tradisional vs praktik inovatif

Pada akhir 1980-an, praktisi akuntansi dan para pendidik dikecam keras dengan alasan bahwa praktik akuntansi manajemen (dan, bahkan lebih dari itu, kurikulum yang diajarkan untuk mahasiswa akuntansi) hanya mengalami sedikit perubahan dibandingkan 60 tahun sebelumnya, meskipun telah terjadi perubahan radikal dalam lingkungan bisnis. Lembaga akuntansi profesional, mungkin takut bahwa akuntan manajemen akan semakin dilihat sebagai suatu yang tidak berguna dalam organisasi bisnis, sehingga kemudian dapat mencurahkan sumber daya untuk pengembangan keterampilan yang lebih inovatif ditetapkan untuk akuntan manajemen.

Perbedaan antara dan praktik akuntansi 'tradisional' dan 'inovatif' dapat diilustrasikan dengan mengacu pada teknik pengendalian biaya. Akuntansi biaya adalah metode sentral dalam akuntansi manajemen, dan secara tradisional, teknik utama akuntan manajemen adalah analisis varians, yang merupakan pendekatan sistematis untuk perbandingan biaya aktual dan dianggarkan dari bahan baku dan tenaga kerja yang digunakan selama periode produksi.

Sementara beberapa bentuk analisis varians masih digunakan oleh paling banyak perusahaan manufaktur, maka saat ini cenderung digunakan dalam hubungannya dengan teknik inovatif seperti analisis biaya siklus hidup dan kegiatan berbasis biaya, yang dirancang dengan aspek-aspek spesifik dari lingkungan bisnis modern yang perlu diketahui. Siklus hidup biaya mengakui bahwa kemampuan manajer untuk mempengaruhi biaya manufaktur suatu produk paling besar ketika produk masih pada tahap desain produk siklus hidup (yaitu, sebelum desain tersebut telah rampung dan produksi dimulai), karena perubahan kecil dengan desain produk dapat menyebabkan penghematan yang signifikan dalam biaya manufaktur produk. Biaya berdasarkan aktivitas (ABC) mengakui bahwa, di pabrik-pabrik modern, biaya manufaktur ditentukan oleh jumlah 'kegiatan' (misalnya, jumlah produksi berjalan per bulan, dan jumlah peralatan produksi waktu idle) dan bahwa kunci untuk pengendalian biaya yang efektif karena itu mengoptimalkan efisiensi dari kegiatan ini. Kegiatan berbasis akuntansi juga dikenal sebagai Penyebab dan Efek akuntansi.
























Peran dalam korporasi

Konsisten dengan peran lain dalam korporasi saat ini, akuntan manajemen memiliki hubungan pelaporan ganda. Sebagai mitra strategis dan penyedia keputusan berdasarkan informasi keuangan dan operasional, akuntan manajemen bertanggung jawab untuk mengelola tim bisnis dan pada saat yang sama harus menyediakan semua hubungan antar laporan dan tanggung jawab untuk mengorganisasikan keuangan korporasi.

Kegiatan akuntan manajemen memberikan informasi bisnis termasuk peramalan dan perencanaan, melakukan analisis varians, mengkaji dan memantau biaya yang melekat dalam bisnis adalah orang yang memiliki akuntabilitas ganda untuk kedua tim keuangan dan bisnis.








Sumber : Grenzplankostenrechnung (GPK)

Akuntansi pajak

Setiap pembayaran/pemungutan/pemotongan pajak yang dilakukan perusahaan adalah transaksi finansial yang harus dicatat sesuai dengan tugas dan fungsi akuntansi.Pajak mempunyai beberapa sifat sbb :

1. Pajak merupakan Iuran masyarakat kepada pemerintah yang pembayarannya dapat dipaksakan. Karena dapat dipaksakan ini sering petugas pajak berlaku sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya. Hal ini juga dipicu oleh banyaknya wajib pajak yang tidak memenuhui kewajibannyanya sebagaimana mestinya serta kekeliruan dalam mencatat transaksi, khususnya yang berhubungan dengan pajak. Pemungutan pajak berdasarkan undang-undang dan berpihak kepada kepentingan pemerintah. Banyak pengusaha menilai undang-undang dan pertauran perpajakan tidak kondusif.

2. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah

3. Wajib pajak tidak mendapat imbalan jasa (kontraperstasi) secara langsung, akan tetapi wajib pajak mendapat perlindungan dari negara dalam mendapatkan pelayanan sesuai haknya sebagai warga negara.

4. Pajak mempunyai fungsi mengatur sektor sosial, ekonomi maupun budaya.

Berdasarkan cara pemungutannya (khususnya pajak pusat) dapat dibagi atas:

a. Pajak langsung, Pajak Penghasilan, Pajak kekayaan yang dikenakan berulang-ulang pada waktu tertentu sesuai undang-undang. Pajak penghasilan dan pajak kekayaan ditanggung dan dibayar oleh wajib pajak dan tidak dapat dipindahkan kepada pihak lain.

b. Pajak tidak langsung, Pajak Penjualan, Bea meterai, dikenakan pada saat terjadinya perbuatan/transaksi kena pajak, dapat dipindahkan kepada pihak lain.

Berikut ini adalah beberapa jenis pajak yang secara umum selalu dihadapi oleh perusahaan :

Pajak penghasilan Perseroan : Pajak yang dipungut atas penghasilan (laba bersih)

Walaupun penentuan besarnya Pph, berdasarkan penghasilan bersih menurut Surat Pemberitahuan Tahunan Akhir, Wajib pajak diminta untuk melakukan angsuaran bulanan. Maka mencatat angsuran pajak perseroan dicatat sebagai beban/Pajak dibayar dimuka.

Beban/Pajak Dibayar dimuka x,xxx,xxx

Kas x,xxx,xxx



Pada akhir tahun Beban/Pajak dibayar dimuka dilakukan penyesuaaian dengan kewajiban pajak sesungguhnya.

Pajak penghasilan karyawan (Pph 21) yaitu pajak menjadi beban karyawan atas penghasilan yang diperoleh. Dengan demikian pajak ini tidak merupakan beban perusahaan. Dalam hal ini perusahaan hanya berkewajiban menghitung dan memotong gaji/upah. Oleh karena itu setiap terjadi pemotongan yang telah dilaksanakan timbul utang kepada pemerintah sampai dlakukan penyetoran ke kas negara.

Jurnal pencatatan PPh 21

a. Pada saat pemotongan (dilakukan pada saat pembayaran gaji)




Biaya Gaji

x,xxx,xxx




……Pajak penghasilan (PPh 21)……Kas ( Gaji yang dibayarkan)



x,xxx,xxxx,xxx,xxx












b. Saat menyetor ke kas negara




Pajak penghasilan (pph 21)

x,xxx,xxx




…… Kas



x,xxx,xxx












Penyetoran pajak pengahasilan (Pph) pasal 21 adalah penyetoran kewajiban karyawan yang dipotong dari penghasilannya sesuai undang-undang yang tidak terkait dengan asset/beban/biaya perusahaan sehingga mencatat penyetoran pajak penghasilah sebagai biaya dibayar dimuka adalah kekeliruan.

Ppn, Biaya meterai adalah pajak yang dikenakan pada saat terjadinya transaksi kena pajak (penjualan), biasanya dibebankan kepada pembeli. PPn merupakan bagian dari beban/biaya bukan Asset dan dapat dipindahkan kepada pihak lain bila barang tersebut dijual. PPn, Biaya meterai juga tidak dicatat sebagai biya dibayar dimuka

Pada saat membeli barang yang dikenakan PPn timbul kewajiban atas PPn (ppn Masukan) yang merupakan bagian dari rekening Pasiva (Hutang). Dalam pembayaran pembelian tersebut sebagian kas yang dibayarkan adalah untuk membayar Utang PPn tersebut. (tidak ada hubungannya dengan biaya dibayar dimuka). Pada saat menjual, perusahaan berkewajiban memungut pajak atas penjualan barang kena pajak,(PPn Keluaran) sehingga timbul utang kepada negara dan hutang tersebut dapat dikompensasikan langsung dengan beban pajak yang terjadi pada saat membeli barang tersebut (Ppn Masukan). Bila PPn Keluaran lebih besar dari PPn Masukan maka pada neraca akan terlihat sebagai hutang sedangkan bila PPn Masukan lebih besar dari pada PPn keluaran tidak akan ditampilkan pada neraca karena dicatat sebagai beban perusahaan. Pencatatan Ppn sebagai biaya dibayar dimuka adalah kekeliruan.

Bertuk Jurnal PPn.Saat Pembelian




Pembelian/Persediaan barang dagang

x,xxx,xxx




Ppn

x,xxx,xxx




……Kas/utang



x,xxx,xxx












Saat Penjualan




Kas/Piutang

x,xxx,xxx




Penjualan



x,xxx,xxx


Ppn



x,xxx,xxx












Jika Saat pembelian dicatat sebagai persediaan maka

Persediaan x,xxx,xxx

Harga Pokok x,xxx,xxx



Bila pada periode tertentu menaca menunjukan adanya hutanng PPn, maka utang tersebut berarti ppn keluaran lebih besar dari pada ppn masukan dan kelebihan tersebut harus disetor ke kas negara.

Jurnal Pada Saat Penyetoran ke kas negara

PPn x,xxx,xxx

Kas x,xxx,xxx



Ppn tidak pernah menjadi asset perusahaan, pada pt. sinarindo dicatat demikian

Penggunaan dana perusahaan yang disebutkan sebagai piutang pemegang saham, oleh petugas pajak dapat dianggap sebagai penghasilan bagi pemegang saham, dan dikenakan Pph.



Perhitungan PPN.

Ada dua cara untuk menghitung ppn yaitu :

Exclude PPn (Excl) : Yaitu PPn dihitung n % dari nilai jual barang /Jassa kena pajak setelah dikurangi discount.

Include PPn (InCl) : Yaitu Nilai Jual sudah termasuk PPn n %

Non PPn adalah bentuk transaksi hanya berlaku untuk penyerahan barang dan jasa tidak kena pajak.


SPT Tahunan Lebih bayar

Seorang kawan yang pengusaha, datang berkunjung. setelah basa-basi sekian lama. sampailah pada titik pokok yang dia kehendaki. dia menyodorkan laporan keuangan dan form spt yang sudah diisi. meminta saya untuk melihatnya dan memberikan saran seperlunya.

Tidak ada yang salah dengan laporan keuangan dan spt nya semuanya menampakkan wajar-wajar saja. apalagi setelah saya tanyakan apakah semua laporannya telah dibuat dengan benar dan didukung bukti pendukung. dia pun mengiyakannya. saya kira bagus dan siap untuk di laporkan ke kantor pajak.

Namun demikian ada yang saya sentil, ternyata laporan keuangannya menyajikan lebih bayar sebesar seratus ribuan dari omzet yang milyaran. berdasarkan penjelasannya saya bisa mengatakan bahwa semua bisa dipertanggungjawabkan.

Saya mulai untuk memberi pertimbangan tentang lebih bayar yang seratus ribu tersebut. bukan masalah nanti ribet berurusan dengan pajak. saya yakin sekarang kantor pajak sudah sangat fair dan lebih baik. tapi saya hanya melihat berdasarkan kepentingan teman saya saja yang sangat super sibuk.

Saya bilang kalau semua dokumen yang diperlukan untuk proses lebih bayar lengkap ngga masalah kalau laporan itu langsung disampaikan saja. tapi jika dokumen masih belum dirapikan dan masih harus dikumpulkan, kalau bisa dipertimbangkan lagi. Saya pikir waktu anda yang terbuang untuk mengurusi lebih bayar seratus ribu akan jauh lebih berharga nilainya. dia begitu super sibuk. saya yakin dia akan repot untuk mengurusi hal demikian. dia mengerti.

tidak ada kabar selanjutnya apakah dia mempertimbangkan saran saya dalam melaporkan SPT Tahunannya.

Biaya Lain-lain

hampir setiap laporan keuangan perusahaan memiliki pos biaya lain-lain. pos ini sebagai penampungan segala jenis biaya yang tidak bisa diklasifikasikan ke pos-pos yang sudah ada. jumlah yang ada pada pos lain-lain memiliki nilai yang relatif lebih kecil dibandingkan pos yang sudah ada. kalau nilai pos ini melebihi jumlah yang ada suatu akun alangkah baiknya di buatkan pos akun tersendiri.

seringkali di jumpai pada suatu laporan keuangan jumlah biaya lain-lain nilainya sangat material. saya tidak tahu kenapa manajemen malas untuk membuat pos akun baru. seakan menumplekkannya ke dalam pos pembuangan tersebut.

ketika kita berhadapan dengan pajak, pos ini akan menjadi ladang empuk untuk dilakukan koreksi fiskal. karena merupakan pos buangan biasanya seringkali perusahaan mengabaikan bukti atau dokumen pendukung biaya tersebut. kalaupun perusahaan terpaksa melakukan hal di atas sebaiknya perusahaan membuat rincian biaya lain-lain dengan tetap menjaga keberadaan bukti pendukungnya.

semoga dikemudian hari kita tidak direpotkan ketika berhadapan dengan pihak ketiga yang berkepentingan dengan kita misal Direktorat Jenderal Pajak.

Laporan Keuangan Pajak

Menyusun laporan keuangan untuk pelaporan pajak harus memperhatikan hal-hal berikut

1. Laporan keuangan harus disusun secara berkesinambungan, artinya antara laporan tahun periode yang lalu dengan sekarang harus dapat dikaitkan, tanpa ada suatu hal yang hilang.

2. Antara laporan laba rugi dan neraca terhubung minimal yang ditunjukkan oleh pos laba tahun berjalan.

3. Laporan disusun berdasarkan PSAK.

4. Lakukan koreksi fiskal untuk laporan komersial yang kita buat.

5. Membuat Daftar penyusutan dan amortisasi sesuai dengan UU PPh.

6. Lakukan equalisasi antara jumlah omzet pada SPT Tahunan dengan SPT Masa PPN, jika terjadi perbedaan berusahalah temukan perbedaan tersebut dan tuangkan dalam penjelasan equlisasi.

7. Lakukan cross check antara biaya yang merupakan obyek-obyek pajak pada laporan keuangan dengan SPT masa PPh Pasal 21, 22, 23, 26, 4(2). Sudah samakah jumlahnya?

8. Bukti-bukti pembayaran/pemotongan pajak harus disimpan secara baik.

9. Pos-pos laporan keuangan dibikin secara jelas, sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda dari kantor pajak.

dengan membuat laporan keuangan yang demikian perusahaan akan dengan tenang melaporkan kewajiban pajak yang dimiliki ke kantor pajak.

PTKP per 1 Januari 2009

Besarnya PTKP per tahun mulai 1 januari 2009 adalah sebagai berikut :

a. Rp 15.840.000,00 (lima belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) untuk diri Wajib Pajak

orang pribadi;

b. Rp 1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang

kawin;

c. Rp 1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk setiap anggota

keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang

menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

-

-

PTKP per bulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf c adalah PTKP per tahun

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibagi 12 (dua belas), sebesar :

a. Rp 1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) untuk diri Wajib Pajak orang

pribadi;

b. Rp 110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;

c. Rp 110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah

dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi

tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

-

-

Besarnya PTKP bagi karyawati berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. Bagi karyawati kawin, sebesar PTKP untuk dirinya sendiri;

b. Bagi karyawati tidak kawin, sebesar PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk keluarga

yang menjadi tanggungan sepenuhnya.

-

-

Dalam hal karyawati kawin dapat menunjukan keterangan tertulis dari pemerintah daerah setempat

serendah-rendahnya kecamatan yang menyatakan suaminya tidak menerima atau memperoleh

penghasilan, besarnya PTKP adalah PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk status kawin dan

PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya.

-

-

Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender.

-

-

Dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud diatas, besarnya PTKP untuk pegawai yang

baru datang dan menetap di Indonesia dalam bagian tahun kalender ditentukan berdasarkan keadaan

pada awal bulan dari bagian tahun kalender yang bersangkutan.





Sumber : zulidamel.wordpress.com/2008/03/14/akuntansi-pajak/

Minggu, 13 November 2011

Tugas Pengantar Bisnis Minggu V

Nama : Octa IndriaNpm : 25211423
Kelas : 1EB21
            Linda Fatmawati.A
            Lia Septyana.M
            Prastika Arianti.D
            Agnestasia

Tugas Pengantar Bisnis
Bab 5

1.      Sebutkan fungsi manajemen dan manfaatnyaJawab:
·         Fungsi Management
Berikut adalah fungsi manajemen berasal dari klasifikasi paling awal dari fungsi-fungsi manajerial yaitu:
·         Planning
Planning atau perencanaan merupakan pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijaksanaan proyek program prosedur metode sistem anggaran dan standar yg dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
·         Organizing
Organizing atau pengorganisasian ini meliputi:
v  Penentuan sumber daya-sumber daya dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.
v  Perancangan dan pengembangan suatu organisasi atau kelompok kerja yg akan dapat membawa hal-hal tersebut ke arah tujuan.
v   Penugasan tanggung jawab tertentu
v   Pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugasnya.
·         Staffing
Staffing atau penyusunan personalia adl penarikan/proses mengajak seseorang (recruitment) dengan cara latihan dan pengembangan serta penempatan dan pemberian orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerja yg menguntungkan dan produktif.
·         Leading
Leading atau fungsi pengarahan adl bagaimana membuat atau mendapatkan para karyawan melakukan apa yg diinginkan dan harus mereka lakukan.
·         Controlling
Controlling atau pengawasan adl penemuan dan penerapan cara dan alat utk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dgn yg telah ditetapkan.
Daft (2003:6) membagi manajemen menjadi empat fungsi saja berikut penjelasannya:
1.      Planning merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dengan pendefinisian sasaran utk kinerja organisasi di masa depan dan untuk memutuskan tugas-tugas dan sumber daya-sumber daya yg digunakan yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran tersebut.
2.      Organizing merupakan fungsi manajemen yang berkenaan dengan penugasan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam suatu kepengurusan sehingga semua pekerjaan dapat dikerjakan sesuai bidang masing- masing
3.      Leading fungsi manajemen yang berkenaan dengan bagaimana menggunakan pengaruh utk memotivasi kita dalam mencapai sasaran organisasi.
4.      Controlling fungsi manajemen yang berkenaan dengan pengawasan terhadap aktivitas karyawan menjaga organisasi agar tetap berada pada jalur yg sesuai dgn sasaran dan melakukan koreksi apabila diperlukan.
Manfaat manajemen dalam kehidupan sehari – hari
Dengan menerapkan fungsi menajaemen dalam keseharian membuat pekerjaan kita menjadi memiliki tujuan, sesuai rencana dan tepat sasaran sehingga hasilnya pun sesuai dengan yang diharapkan
2.      Apa ciri manajer profesional berdasarkan keterampilan manajemen berkaitan dengan : Hubungan Antar Pribadi, Informasi, Pengambilan Keputusan
Jawab:
DENGAN HUBUNGAN ANTAR PRIBADI
·         Dapat menjalin hubungan baik dengan teman organisasi dalam bekerja (Hubungan dengan para pekerja yang lain)
·         Memiliki kecerdasan dalam mencari peluang yang ada disekitarnya.
·         Dapat menjaga kehormatan diri sendiri serta nama baik perusahaannya.
·         Mudah bermasyarakat & bersosialisasi
DENGAN INFORMASI
·         mengerti& dapat menggunakan sistem informasi yang ada di zaman modern ini
·         Dapat mencari informasi dengan cepat
·         memiliki informasi serta pengetahuan yang cukup dalam bidang yang dikerjakannya
·         Dapat mengelola dan mencari peluang atas informasi yang dimilikinya
DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
·         Dapat mengambil keputusan yang cepat & tepat
·         Pengambilan keputusan tidak berdasarkan keuntungan pribadi
·         Pengambilan keputusan dilakukan secara obyektif
3.      Sebutkan bentuk-bentuk organisasi!
Jawab:
Bentuk-bentuk Organisasi
A.     Organisasi Garis
Organisasi Garis adalah bentuk organisasi dimana terdapat garis kekuasaan dan tanggung jawab dari teratas sampai dengan paling bawah. Dimana setiap atasan memiliki sejumlah bawahan dan bawahan bertanggung jawab kepada atas apa yang dikerjakan oleh bawahannya dan setiap bawahan hanya bertanggung jawab kepada satu atasan. Bentuk organisasi ini paling banyak dipakai dan sesuai untuk perusahaan kecil karena sederhana dan jelas.
B.      Organisasi Garis dan Staff
Organisasi ini adalah bentuk organisasi yang banyak dipakai oleh perusahaan besar, daerah usahanya luas dan kompleks. Pada prinsipnya bentuk organisasi ini hampir sama dengan bentuk organisasi garis hanya saja disini ditambahkan staff.
Staff adalah satu atau beberapa orang yang ahli dalam bidang tertentu yang tugasnya memberi pengarahan sesuai bidangnya kepada pimpinan perusahaan bila mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang terjadi. Staff tidak memiliki hak memerintah bawahan.
C.     Organisasi Fungsional
Organisasi ini adalah bentuk organisasi yang terbagi ke berbagai bidang sesuai dengan fungsinya, seperti misalnya: Pemasaran, Produksi, Personalia dan Keuangan. Wewenang dan tanggung jawab melekat terhadap proses atau fungsi masing – masing sehingga setiap anggota fungsi hanya mengerjakan fungsi, wewenang dan tanggung jawabnya saja sesuai yamg telah digariskan.
Para manajer fungsi bertanggung jawab mengawasi bawahannya sesuai dengan fungsinya, namun dapat juga memerintah ke bagian lain sepanjang masih memiliki kewenangan.
D.     Organisasi Matrix
Organisasi ini adalah bentuk organisasi dimana perusahaan biasanya mengerjakan 2 pekerjaan, yaitu pekerjaan dasar dan pekerjaan – pekerjaan tertentu. Batas toleransi pekerjaan yang singkat dalam perusahaan besar maka bentuk matrix inilah yang paling cocok digunakan.
Alasan lain dari penggunaan bentuk ini adalah untuk menghindari benturan antara pekerjaan dasar dengan pekerjaan – pekerjaan tertentu sehingga kedua pekerjaan tersebut dapat selesai dengan baik. Didalam bentuk matrix terjadi hubungan anatar berbagai fungsi, misal Perusahaan sepatu yang aktivitas dasarnya adalah memproduksi sepatu menerima pesanan yang harus selesai dalam waktu tertentu dengan jumlah tertentu. Agar kedua pekerjaan tersebut dapat selesai dengan baik maka bentuk matrix ini yang akan digunakan.
E.      Organisasi Komite
Organisasi ini adalah bentuk organisasi dimana komite adalah kelompok formal yang menggantikan para manajer di dalam struktur organisasi. Anggota komite berasal dari berbagai tingkatan manajemen. Anggota komite memiliki wewenang dan tanggung jawab sehingga semua keputusan organisasi dipelajari dan dievaluasi oleh anggota komite. Bentuk ini sangat sesuai untuk organisasi yang sangat perlu sikap hati – hati dari berbagai sudut pandang, misalnya Tata usaha sekolah yang diketuai oleh seorang ketua komite.

Tugas Pengantar Bisnis Minggu IV

Nama : Octa IndriaNpm : 25211423
Kelas : 1EB21
            Linda Fatmawati.A
            Lia Septyana.M
            Prastika Arianti.D
            Agnestasia

Tugas Pengantar Bisnis
Bab 4

1.       Sebutkan perbedaan wiraswasta dan wiraswastawan serta unsur apa yg dimiliki wiraswasta?
Jawab:
·         Wiraswasta adalah suatu usaha yang oleh dibangun seseorang dengan memiliki tujuan tertentu.
·         Wiraswastawan adalah seseorang yang membangun usaha dan memiliki kemampuan seperti berdiri dengan kekuatan sendiri,mau mengambil resiko,menetapkan tujuan atas keputusan sendiri,bersemangat untuk bersaing,berorientasi untuk kerja keras,kreatif inovatif dan memiliki motivasi untuk berprestasi.
·         Unsur-unsur yang dimiliki wiraswasta :
a.       Pengetahuan
b.      Keterampilan
c.       Sikap mental
d.      Kewaspadaan
2.       Bagaimana perkembangan franchising di indonesia  searching di internet?
·         Memiliki prospek yang baik dan semakin pesat. Kemajuannya di Indonesia karena bermanfaat secara positif,laba lebih besar,percepat alih teknologi dan perbesar peluang usaha.
3.       Beri 5 contoh riil usaha franchising yg bergerak di bidang :
·         pendidikan ;
v  Bimbingan belajar,seperti Primagama,Ganesha Operation dll
v  Kursus-kursus,seperti LIA,Oak Tree,Monalisa dll
·         kesehatan ;
v  Rumah Sakit,seperti Mitra Keluarga,Hermina,Juwita dll
v  Apotek,seperti Century,Apotek24 dll
·         salon & perawatan ;
·         Johny Andrean,Lutuye Salon dll
·         makanan dalam negeri /lokal ;
·         Restoran Bumbu Desa,Ayam Goreng Suharti,Es Teler77 dll
·         otomotif ;
·         Shop and Drive
4.       Jelaskan perbedaan kewirausahaan dan bisnis kecil dengan contoh kasus yang nyata !
·         Kewirausahaan adalah pendiri bisnis yang mau menerima resiko dan peluang karena menciptakan serta menghasilkan bisnis.
Contohnya : seseorang yang membuka toko kue di ruko,yang berawal dari menciptakan resep kue sendiri dan di nikmati sendiri sekarang telah di nikmati banyak orang.
·         Bisnis Kecil adalah suatu bisnis yang di miliki dan di kelola secara mandiri yang tidak mendominasi pasarnya.
Contohnya : seseorang ibu yang membuka usaha menjahit untuk
 membantu suaminya dalam memperbaiki perekonomian rumah tangganya.

Tugas Pengantar Bisnis Minggu III

Nama : Octa Indria
            Linda Fatmawati.A
            Lia Septyana.M
            Prastika Arianti.D
            Agnestasia
NPM : 25211423
Kelas : 1EB21

1.     Jelaskan bentuk perusahaan dan beri 5 contoh!
2.     Sebutkan dan jelaskan tentang lembaga keuangan di Indonesia?
3.     Apa yang dimaksud merger,kartel,joint ventura?


Jawaban:
1.     Bentuk perusahaan:
a) Perseroan komanditer (CV) adalah perjanjian kerjasama antara 2 orang atau lebih,dengan akta pendirian yang dibuat dihadapan notaris yang berwenang.
Contoh:
 -    Cv karya bersama
-         Cv Rion Putra Perkasa
-         Cv Karya Perdana
-         Cv Solo Teknik
-         Cv Muara Agung Teknik
b) Perseroan terbatas (PT) adalah salah satu bentuk perusahaan yang populer dalam bisnis dan paling banyak digunakan oleh para pelaku bisnis. PT juga dirasakan lebih menjaga keamanan para pemegang saham atau pemilik modal dalam berusaha.
Contoh:
-    PT. Colombia
-         PT. Metbelossa
-         PT. Unilever
-         PT. Indofood Sukses Makmur
-         PT. Coca-cola
   c)Yayasan adalah bentuk usaha tetapi tidak berupa perusahaan karena tidak mencari keuntungan,dan didirikan untuk sosial  dan berbadan hukum
Contoh:     
 - Yayasan Panti Jompo
- Yayasan Yatim Piatu
- Yayasan Lembaga konsumen Indonesia
- Yayasan pada Sekolah
- Yayasan Pendidikan Islam
d)Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang dengan   melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Contoh:          
- KUD
- Koperasi Sekolah
- Koperasi Karyawan
- Koperasi Perusahaan
- Kopersi Departemen
e)Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung mengikat diri kepada tertanggung .
Contoh:      
 -   Asuransi Kerugiaan
-         Asuransi Jiwa
-         Asuransi Sosial
-         Reasuransi
-         Broker Asuransi
f)Leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi untuk digunakan oleh lessee dalam jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran berkala.
Contoh:      - Adira Finance
                   - Summit Oto Finance
                   -Mandala Finance
                   -Bussan Auto Finance
                   -Indo Mobil Finance
g)Perseroan Terbatas Negara
Contoh:     
 -       PLN
-        Pelni
-         Pertamina
-         Telkom
-         Jasamarga
2.       Sebutkan dan jelaskan tentang Lembaga Keuangan diIndonesia !
Jawab         : - Lembaga keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk asset keuangan atau tagihan ditagihan dibandingkan set non financial atau set rill.Lembaga keuangan bertindak sebagai lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya,dan pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi bagi nasabahnya,dan pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah.
          Struktur dalam lembaga keungan di Indonesia:
A.   Lembaga Keuangan Depository adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan.
B.   Lembaga Keuangan  Non Depository adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat namun tidak berbentuk lembaga perbankan.
3) Apa yang dimaksud Merger,Kartel,Joint Ventura?
Jawab:A. Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu dimana perusahaan yang memerger mengambil atau membeli semua assets dan liabilities perusahaan yang di merger dengan begitu perusahaan yang memerger memiliki paling tidak 50% saham dan perusahaan yang dimerger berhenti beroprasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang baru
          B) Kartel adalah kelompok produsen independent yang bertujuan menetapkan harga untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli ,kertel dilarang dihampir disemua negara. Walaupun demikian,kertel kertel tetap ada baik dalam lingkuo nasional maupun internasional,formal maupun informal.
          C) Joint Ventura adalah kerjasama diantara dua orang atau badan usaha atau lebih untuk mengusahakan tertentu.

Tugas Pengantar Bisnis Minggu II

Nama : Octa Indria
            Linda Fatmawati.A
            Lia Septyana.M
            Prastika Arianti.D
            Agnestasia
NPM : 25211423
Kelas : 1EB21

1.     Jelaskan bagaimana cara mendirikan (berikan langkahnya) UKM dengan memperhatikan factor produksi!
Cara mendirikan sebuah UKM, dengan memperhatikan Faktor produ ksi. Langkahnya adalah:
a.    MODAL, yaitu barang-barang atau peralatan yang dapat di gunakan untuk faktor produksi. Dan juga uang yang dipakai  untuk mendirikan sebuah UKM, berasal dari pribadi\individu  atau dari pinjaman bank. 
b.     TENAGA KERJA, adalah faktor produksi yang secara langsung maupun tidak langsung menjalankan sebuah kegiatan produksi. Berdasarkan kualitas, tenaga kerja kerja dibagi menjadi 3, yaitu:
1.   Tenaga kerja terdidik, contoh : sarjana ekonomi, insinyur, sarjana muda, doktor
2.  Tenaga kerja terampil, contoh : supir, pelayan toko, tukang masak, montir, pelukis
3.  Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih, contoh : kuli, buruh angkut, buruh pabrik, pembantu, tukang becak
c.    MATERIAL, material termasuk tanah, air, dan bahan-bahan mentah yang berasal dari sumber-sumber di alam semesta. Karena bahan baku yang dibutuhkan UKM banyak yang bersumber dari alam.
d.    METODE, suatu inisiatif produktif, ide-ide kreatif untuk menghasilkan sebuah barang dan jasa, pengambilan keputusan, dan berani menanggung segala resiko. Unsur metode ini sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah UKM. Karena metode ini berfungsi sebagai penyeimbang proses terwujudnya tujuan dan kedinamisan dari UKM tersebut.

2.    Berilah masing-masing sebanyak 5 contoh riil perusahaan berdasarkan letak/tempat!
 a. Letak perusahaan berdasarkan alam
-  Perusahaan tambang aspal di Buton (Kep. Riau)
-  Perusahaan tambang emas di Cikotok (Jawa Barat)
-  Perusahaan tambang gas di Bontang (Kalimantan Timur)
-  Perusahaan tambang batubara (Samarinda)
-  Pertamina (Babelan)
b. Letak perusahaan berdasarkan sejarah
-  Perusahaan Udang (Cirebon)
-  Usaha pendidikan (Yogyakarta)
-  Pengrajin Batik (Solo)
-  Pengrajin Batik (Pekalongan)
-  Pengrajin Patung (Bali)
c. Letak perusahaan berdasarkan pemerintah
-  Kawasan Industri JABABEKA Cikarang
-  Kawasan Industri Pulogadung
-  Perusahaan Besi Baja Krakatau Steel
-  PT. Dirgantara (Bandung)
-  PAL (Surabaya)
d. Letak perusahaan berdasarkan faktor ekonomi
-  Perusahaan pengolahan kayu Inhutani (Juata)
-  Perusahaan tambang emas Freeport (Papua)
-  Perusahaan Listrik Negara Gajahmungkur (Wonogiri)
-  Perusahaan Semen Gresik (Gresik)                
-  Perusahaan Kertas Bekasi Teguh (Bekasi)

3.    Sebutkan dan jelaskan dengan singkat apa yang menjadi tujuan perusahaan!
Tujuan perusahaan dapat digolongkan sebagai berikut :
·         Tujuan Pelayanan Primer, adalah pembuatan barang/jasa yang dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Tugas Pengantar Bisnis Minggu 1

Nama : Octa Indria
            Linda Fatmawati.A
            Lia Septyana.M
            Prastika Arianti.D
            Agnestasia
NPM : 25211423
Kelas : 1EB21

<!--[if !supportLists]-->1.      <!--[endif]-->JELASKAN APA YG DI MAKSUD BISNIS MENURUT ANDA DAN KENAPA BISA DEMIKIAN !
<!--[if !supportLists]-->2.      <!--[endif]-->CERITAKAN SEJAK KAPAN BISNIS ITU MUNCUL!
<!--[if !supportLists]-->3.      <!--[endif]-->BERIKAN ALASAN MENGAPA ORANG BELAJAR BISNIS DAN JELASKAN MASING2 ALASAN !
<!--[if !supportLists]-->4.      <!--[endif]-->APA YG DIMAKSUD FAKTOR PRODUKSI , SIAPA YG MEMPERGUNAKAN COBA JELASKAN?
<!--[if !supportLists]-->5.      <!--[endif]-->SEBUTKAN APA SAJA FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL DAN BERIKAN ALASAN MENGAPA FAKTOR INTERNAL  LANGSUNG MEMPENGARUHI KEGIATAN SUATU PERUSAHAAN!  

Jawab :
1.     Bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas atau tukar menukar barang-jasa dengan alat pembayaran yang saling memberikan keuntungan ke pada kedua belah pihak.
2.     Dimulai dari masyarakat primitif,lalu berkembang menjadi masyarakat barter lalu berubah menjadi masyarakat spesialisasi/horizontal dan diferensiasi/vertikal,selanjutnya berkembang menjadi masyarakat yang menggunakan alat pembayaran dengan uang.
3.     - Untuk mempertahankan dan memperatahankan standar hidup
- Untuk merubah pola hidup
- Untuk kemajuan teknologi
- Untuk karir masa depan
      4.  Faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam proses produksi 
barang dan jasa Dan yang mempergunakannya adalah konsumen.
5       ·         Penyedia
·         Pelanggan
·         Pesaing
·         Tenaga Kerja
·         Modal
·         Alat & Mesin
·         Bahan Baku
·         Sistem Informasi
Alasannya,karena tanpa adanya faktor-faktor tersebut, bisnis tidak akan berjalan secara lancar (maksimal) misalnya tanpa adanya mesin, bisnis tidak akan menghasilkan suatu produk.